LONG LIVE ROCK N ROLL

Just do what you think it's best.
Salah satu pulau di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dikuasai pihak asing. Pulau tersebut adalah Pulau Tanjung Keramat yang terletak di Pulau Tanjung, Kecamatan Pulau Besar, yang dikuasai warga negara asing yang berasal dari Italia bernama Mr Lukas.Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Rizal Panjili, Rabu (29/2/2012), di Ampana, bukan rahasia umum lagi bagi penduduk Kepulauan Togean jika pulau tersebut telah dikuasai warga Italia.Bahkan, penguasaan pulau tersebut sangat berlebihan dengan pengamanan superketat dari jarak satu kilometer menuju pulau warga tidak diperbolehkan melintas kawasan laut di pulau tersebut. “Pulau tersebut tertutup bagi masyarakat dan bahkan pemerintah daerah sekalipun,” kata Rizal.Kondisi ini sangat bertentangan dengan semangat investasi yang tujuannya adalah menyejahterakan masyarakat sekitar. Bahkan, keberadaan taman wisata yang dikuasai asing sejak 2004 tersebut selama ini tidak menjalankan fungsi sosial.Keberadaannya pun tidak memberi kesejahteraan serta perlindungan bagi masyarakat setempat.“Beberapa kasus terjadi, nelayan yang mencari ikan memasuki kawasan pulau tersebut ditangkap dan diusir, bahkan ada nelayan pernah tertembak di kawasan pulau tersebut karena dicurigai melakukan pemboman ikan,” sebut Rizal.Lukas saat ini menguasai sekitar tujuh hektare kawasan taman wisata Pulau Tanjung Keramat dari sebelumnya hanya tiga hektare. Orang Indonesia yang boleh masuk pulau tersebut hanyalah petugas Bagian Modal Provinsi Sulawesi Tengah dan petugas Pendapatan Kabupaten Tojo Una-Una.Itu pun hanya untuk kepentingan penarikan retribusi sewa kamar dan rumah makan yang di kelola taman wisata Tanjung Keramat.Di dalam pulau tersebut, warga hanya bisa melukiskan melalui cerita pegawai yang pernah masuk di pulau tersebut, bahwa pulau yang pasirnya putih nan lembut itu dipadati wisatawan asing dengan nuansa eropa seperti gambaran di film-film hollywood.
Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2012/03/astaga-pulau-indah-di-indonesia.html#ixzz1te1BujFP

Salah satu pulau di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dikuasai pihak asing. Pulau tersebut adalah Pulau Tanjung Keramat yang terletak di Pulau Tanjung, Kecamatan Pulau Besar, yang dikuasai warga negara asing yang berasal dari Italia bernama Mr Lukas.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Rizal Panjili, Rabu (29/2/2012), di Ampana, bukan rahasia umum lagi bagi penduduk Kepulauan Togean jika pulau tersebut telah dikuasai warga Italia.

Bahkan, penguasaan pulau tersebut sangat berlebihan dengan pengamanan superketat dari jarak satu kilometer menuju pulau warga tidak diperbolehkan melintas kawasan laut di pulau tersebut. “Pulau tersebut tertutup bagi masyarakat dan bahkan pemerintah daerah sekalipun,” kata Rizal.

Kondisi ini sangat bertentangan dengan semangat investasi yang tujuannya adalah menyejahterakan masyarakat sekitar. Bahkan, keberadaan taman wisata yang dikuasai asing sejak 2004 tersebut selama ini tidak menjalankan fungsi sosial.

Keberadaannya pun tidak memberi kesejahteraan serta perlindungan bagi masyarakat setempat.

“Beberapa kasus terjadi, nelayan yang mencari ikan memasuki kawasan pulau tersebut ditangkap dan diusir, bahkan ada nelayan pernah tertembak di kawasan pulau tersebut karena dicurigai melakukan pemboman ikan,” sebut Rizal.

Lukas saat ini menguasai sekitar tujuh hektare kawasan taman wisata Pulau Tanjung Keramat dari sebelumnya hanya tiga hektare. Orang Indonesia yang boleh masuk pulau tersebut hanyalah petugas Bagian Modal Provinsi Sulawesi Tengah dan petugas Pendapatan Kabupaten Tojo Una-Una.

Itu pun hanya untuk kepentingan penarikan retribusi sewa kamar dan rumah makan yang di kelola taman wisata Tanjung Keramat.

Di dalam pulau tersebut, warga hanya bisa melukiskan melalui cerita pegawai yang pernah masuk di pulau tersebut, bahwa pulau yang pasirnya putih nan lembut itu dipadati wisatawan asing dengan nuansa eropa seperti gambaran di film-film hollywood.

Jakarta, adalah dimana tempat gedung bertingkat dan jalananny macet. Namun siapa sangka, di Jakarta ternyata bisa juga menikmati keindahan laut. Kepulauan Seribu, rumah terumbu karang nan cantik. Untuk menuju kesana hanya menempuh perjalanan satu hingga dua jam dari dermaga Marina, Jakarta menggunakan kapal cepat. Beberapa pulau yng terkenal yaitu Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara. Anda cukup menyewa kapal yng lebih kecil meluncur ke lokasi menyelam, tentu saja tidak kalah indah dengan daerah lain di Indonesia.

Jakarta, adalah dimana tempat gedung bertingkat dan jalananny macet. Namun siapa sangka, di Jakarta ternyata bisa juga menikmati keindahan laut. Kepulauan Seribu, rumah terumbu karang nan cantik. Untuk menuju kesana hanya menempuh perjalanan satu hingga dua jam dari dermaga Marina, Jakarta menggunakan kapal cepat. Beberapa pulau yng terkenal yaitu Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara. Anda cukup menyewa kapal yng lebih kecil meluncur ke lokasi menyelam, tentu saja tidak kalah indah dengan daerah lain di Indonesia.

Matt helders of arctic monkeys

Matt helders of arctic monkeys

Arctic monkeys - if you were there, beware

Arctic monkeys - if you were there, beware

Lars tatto

Lars tatto

Arctic monkeys us

Arctic monkeys us

Bad Religion announce show in Jakarta, Indonesia!

Apparently two more shows in Australia - in Sydney and in Melbourne - are scheduled between September 25 and September 30!




Bad Religion have announced they will start their upcoming Southern Continents Tour in Jakarta, Indonesia on September 20! The tour continues with 5 Soundwave Festival shows in Australia and 6 club shows in South America. Besides the Jakarta show, a new date has been added to the tour; the band will play a show in Brasilia, Brazil on October 14.

See below all Southern Continents Tour dates:

9/20/11 Jakarta, Indonesia

9/24/11 Brisbane, Australia

9/25/11 Sydney, Australia

9/30/11 Melbourne, Australia

10/1/11 Adelaide, Australia

10/3/11 Perth, Australia

10/8/11 Buenos Aires, Argentina

10/9/11 Santiago, Chile

10/11/11 Curitiba, Brazil

10/13/11 Sao Paulo, Brazil

10/14/11 Brasilia, Brazil

10/15/11 Rio de Janeiro, Brazil

Arctic Monkeys Fan Art Blog

ABOUT

Hello everyone, the site is for total support for the band, by doing art for bootlegs, demos, or any band unofficial recordings. I’m going to post all the artwork i do, but please, if you need an artwork, feel free to do a request below, you can use them to ordenate your files, on file or iTunes, or even print them. Look around, and enjoy the site. Help is more than welcome.

[Flash 9 is required to listen to audio.]

Up and Down

I’ve been up all night long
To write you a song
I’ve been traveled for billion yards
Y’ignored things like a fart

All night long
Bang you a gong
You don’t wanna listen to my heart
You could of stop me from the start

Up and down
Like a clown
Bang! Bang! I hit the ground

PULAU KOMODO INDONESIA


Indonesia should be proud because having Komodo Island that is located in Nusa Tenggara Timur. Come and visit this Island and you will see directly the life of the dragons or Komodo. To get this Island, it is still difficult. First, you have to go to Labuan Bajo ( flight can be from Denpasar or Kupang), then continue your trip to Komodo Island with speedboat. 

Pulau Komodo

The Adventure Begins Located 300 miles east of the cultural center of Bali, Komodo Island is a remote, seemingly prehistoric part of the sprawling island nation of Indonesia. This portion of the Island Dreams’ web site is dedicated to exploring Komodo National Park and the Komodo Island region, both above and beneath the waves. Our guides and resources for this adventure will be some of the world’s experts on Indonesia and its diving. They include author Kal Muller, scientist/researcher Dr. Gerald Allen, dive leader extraordinaire Larry Smith, and Secret Sea Visions photographers Burt Jones and Maurine Shimlock. Home to a wild population of more than 5,000 Komodo Dragons, a topside walking tour of Komodo Island National Park is an experience like none other. The smell of the sun-baked earth and the strange cooing sounds of the exotic, flightless magapode birds will stay with you for years after. Walking in the dry river bed, you can view the dragons’ cave-like lairs, keeping an eye out for marauding individuals approaching from the jungle. Excitement mounts as you approach the dragons’ “feeding station,” where your accompanying Park Ranger may have to fend off the curious (hungry?) dragons with his stout wooden staff. The chance to view and photograph these remarkable and frightening creatures, literally face to face, is an experience the traveler will not soon forget.
Beneath its surrounding oceans, experts believe Komodo to contain an apex global concentration of marine bio-diversity. As a result, Komodo is a paradise for scuba diving adventurers. Following are a few impressions penned by expert diver and pro-photographer Maurine Shimlock, “We enter the cool transparent water, leaving behind Komodo’s baking hot primeval landscape. Drifting easily down a volcanic slope flamboyantly adorned with soft corals, we slip through undulating masses of transparent fish. Perched on a mass of pastel-colored soft corals is a rare lacy scorpionfish, camouflaged as a filter-feeding crinoid nestled among the gorgonians. Moving carefully, and willing myself to breath calmly, I raise the camera to my eye and begin to photograph this exquisite creature.”
Komodo and Indonesia will be offering excitement and adventure far into the 21st Century.


Read more: http://www.travelpod.co.uk/travel-blog-entries/txpalu/2/1212662940/tpod.html#ixzz1MpfRhbhD
PULAU UMANG

PULAU UMANG

Pulau Seram

Pulau yang terletak di sebelah utara Ambon, dahulu memang punya cerita mistis. Namun cerita mistis bukan berarti kenyataan. Dan itu belum bisa dibuktikan benar atau tidak.

Nah, di Pulau Seram, Ambon, sejak abad ke-15, para penduduk mempercayai adanya makhluk halus. Mereka juga tak segan-segan melaporkan adanya makhluk misterius yang hidup di gua-gua di gunung api non aktif di Kairatu.

Makhluk misterius itu disebut memiliki badan seperti manusia dan memiliki sayap. Kebiasaannya adalah menculik anak kecil pada malam hari untuk makan malamnya. Mereka menyebutnya Orang Bati.

Menurut penjelasan para penduduk, Orang Bati memiliki tinggi badan sekitar 1,6 meter, bersayap hitam, berkulit merah dan memiliki ekor kecil yang panjang. Nama Orang Bati sendiri berarti “Orang bersayap”. Kisah Orang Bati bertahan selama berabad-abad di antara penduduk lokal hingga kemudian diceritakan kepada orang-orang yang datang ke pulau itu.

Namun belum ada ilmuwan yang menyatakan bahwa keberadaan makhluk misterius itu benar adanya. Malahan, pulau ini sekarang menjadi objek wisata di Maluku. Masih penasaran dengan pulau Seram? Hihihi, datangi saja pulau ini. (Kidnesia/berbagaisumber)

http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Tanya-Nesi/Tempat-Menarik/Pulau-Seram